Bola Tangkas

MENDIKBUD : SEKOLAH TIDAK MUNGKIN MAJU KALAU HANYA MENGANDALKAN DANA BOS

Berkobar.com - Assalamu'alaikum wr.wb. selamat siang dan salam sejahtera untuk guru-guru seluruh indonesia...
mari simak informasi terbaru berkobar.com berikut ini tentang mendikbud akan mengizinkan sekolah melakukan pungutan sesuai dengan ketentuan berikut ini....
Mendikbud Prof Muhajir Effendy menilai pemerintah propinsi maupun kabupaten/kota masih belum konsisten dalam mengalokasi 20 persen anggaran pendidikan. Karena  20 persen anggaran pendidikan dari APBD masih menyertakan dana dari pusat berupa DAK maupun DAU.

"Jadi belum ada yang mengalokasikan 20 persen anggaran pendidikan murni tanpa DAK dan DAU. Kalau nanti ada pemerintah propinsi atau kabupaten kota yang sudah berhasil akan kami beri penghargaan,"  kata Muhajir Effendy di depan kepala daerah dan pengurus yayasan pendidikan maupun kepala dalam penyerahan anugerah Kawastara Pawitra.

Selain itu ia juga memberikan lampu hijau kepada kepala sekolah untuk bisa menggali dana masyarakat. Karena kepala sekolah tidak sekadar guru, tapi juga sebagai manajer. Mendikbud berjanji tidak akan menghentikan dana BOS jika ada sekolah yang mampu menggali dana dari masyarakat.

"Sekolah tidak mungkin maju kalau hanya mengandalkan BOS. Jadi harus ada upaya penggalian dana dari masyarakat salah satunya alumni," jelas Muhajir Effendy. Kan sekolah punya alumni. Masak mereka nggak mau nyumbang. Begitu juga orangtua murid yang kaya. Jadi tidak meres.

Untuk mengoptimalkan peran kepala sekolah sebagai manajer, ia akan mengeluarkan kebijakan kepala sekolah tidak perlu ikut mengajar. Sekolah perlu  ditata agar mindset kepala sekolah beirubah. Begitu Komite seolah jangan menjadi super ordinat yang bisa malakukan kolusi. Keanggotaan Komite Sekokah harus diperluas termasuk memasukan kepala desa dan staf Puskesmas.

Menanggapi keinginan di atas, bupati Tegal Enthus Susmono mengatakan Mendikbud harus thabayun dan menyiapkan regulasi agar kepala daerah tidak melakukan kesalahan dalam menyisihkan 20 persen dana pendidikan tanpa DAK dan DAU. Itu adalah tantangan yang tidak ringan bagi daerah. Diperkirakan di Tegal baru sekitar 10 persen anggaran pendidikan yang murni tanpa DAK dan DAU. 

Demikian informasi yang kami sampaikan seperti yang kami lansir dari krjogja Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.berkobar.com. Kami senantiasa memberikan berita terbaru, terhangat, terpopuler, dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber. Terima Kasih atas kunjungan anda Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih. Untuk info terbaru lainya silakan kunjungi laman DISINI..!

0 Response to "MENDIKBUD : SEKOLAH TIDAK MUNGKIN MAJU KALAU HANYA MENGANDALKAN DANA BOS"

Post a Comment

Agen Bola