Bola Tangkas

PENGAMAT PENDIDIKAN : MENGGAJI GURU HONORER 3 JUTA/BULAN AKAN SIA-SIA KARENA KUALITASNYA RENDAH

Berkobar.com - Assalamualaikum wr wb dan Salam sejahtera untuk kita semua... Disaat para dewan terhormat sedang memikirkan nasib guru honorer dengan gaji yang layak, pengamat dan praktisi pendidikan justru malah sebaliknya. Dia berstatment bahwa akan sia-sia menggaji guru honorer sebesar 3 juta/bulan karena dianggap kurang berkualitas.

Menurut dia, itu hanya sekadar janji-janji politisi untuk menarik simpati guru honorer yang tersebar di seluruh Tanah Air.


"Bagi saya, gaji Rp 3 juta yang dijanjikan pimpinan Komisi X DPR hanya bahasa politis. Belum tentu direalisasikan.

Ini dilihat dari hasil uji kompetensi guru (UKG) baik guru PNS maupun honorer. Dari tiga juta guru yang dites UKG, tidak sampai 10 persen yang nilainya di atas 80.

"Daripada ‎menggaji guru honorer yang kualitasnya rendah, lebih baik pemerintah menyiapkan tenaga pendidik yang berkompetensi tinggi. Ada 5,5 juta calon guru muda yang bisa memenuhi kebutuhan pendidikan di Indonesia," bebernya.

‎Sebelumnya Pimpinan Komisi X DPR Utut Adianto berjanji memperjuangkan agar gaji honorer bisa Rp 3 juta per bulan.‎ Menurut politikus F-PDIP ini, pihaknya sudah membuat simulasi gaji guru honorer Rp 3 juta per bulan. Total dana yang dibutuhkan sekitar Rp 29 triliun untuk 860 ribu guru.

Dia menyebutkan, selama ini DAU pendidikan Rp 142‎ triliun sebagian besar (Rp 140 triliun) habis untuk membayar gaji guru PNS. Sementara guru honorer tidak masuk alokasi dana pendidikan sehingga gajinya dibayar sesuka hati.

Demikian informasi yang kami sampaikan seperti yang kami lansir dari gurukelas.id. Silahkan like fanspage dan tetap kunjungi situs kami di www.berkobar.com. Kami senantiasa memberikan berita terbaru, terhangat, terpopuler, dan teraktual yang dilansir dari berbagai sumber. Terima Kasih atas kunjungan anda Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih. Untuk info terbaru lainya silakan kunjungi laman DISINI..!

4 Responses to "PENGAMAT PENDIDIKAN : MENGGAJI GURU HONORER 3 JUTA/BULAN AKAN SIA-SIA KARENA KUALITASNYA RENDAH"

  1. Menurut saya, akan lebih baik apabila para guru honorer tersebut benar-benar di gaji oleh pemerintah walaupun jumlah uang nya tidak sama besar seperti PNS pada umumnya, karena para guru honorer juga patut diberikan apresiasi dan pengakuan dari dan oleh pemerintah. Coba bayangkan , kami-kami yang tinggal dipesisian ,sekolah kami kekurangan tenaga pengajar yg bertitel PNS, dan alhamdulillah meskipun begitu kami dibantu oleh tenaga pengajar honorer yg dengan ikhlas membantu kami untuk mendidik siswa/i walaupun hanya di gaji 200 rb per Bulan. Betapa mulianya hati mereka. Oleh karena itu alangkah sangat baik apabila u guru honorer bisa di gaji oleh pemerintah.

    ReplyDelete
  2. Menurut saya, akan lebih baik apabila para guru honorer tersebut benar-benar di gaji oleh pemerintah walaupun jumlah uang nya tidak sama besar seperti PNS pada umumnya, karena para guru honorer juga patut diberikan apresiasi dan pengakuan dari dan oleh pemerintah. Coba bayangkan , kami-kami yang tinggal dipesisian ,sekolah kami kekurangan tenaga pengajar yg bertitel PNS, dan alhamdulillah meskipun begitu kami dibantu oleh tenaga pengajar honorer yg dengan ikhlas membantu kami untuk mendidik siswa/i walaupun hanya di gaji 200 rb per Bulan. Betapa mulianya hati mereka. Oleh karena itu alangkah sangat baik apabila u guru honorer bisa di gaji oleh pemerintah.

    ReplyDelete
  3. wahai pengamat pendidikan yang hanya jadi pengamat, mgkin klo anda mengikuti tes UKG ,hasil nilai anda tidak sebagus saya,( insya ALLAH) , saya seorang honorer K2 nilai UKG sy 70 tertinggi no 4 di kecamatan saya, dan sy jg blum sertifikasi karena perda kami melarang me sertifikasi guru dg SK kepala sekolah, kalian katakan kompetensi kami rendah, sedangkan kami gaji kami tidak diperhatikan, dan skrg 3 bulan honor kami tdk di bayar , KARENA BOS, tidak cair 3 bulan, klo kami masih dikatakan tdk ikhlas mengamalkan ilmu kami, IKHLAS URUSAN KAMI DGN TUHAN, perut anak kami tidak makan ikhlas tapi makan nasi, kemajuan pendidikan seperti apa yang anda inginkan? jika kesejahteraan kami tidak diperhatikan, kami kuliah mahal, setelah lulus hanya di byr 400rb ,dan universitas kami ter akreditasi B, kompetensi kami yg rendah atau ada kesalahan dari pengamat yg hanya bisa komen di balik meja,tanpa terjun ke lapangan,

    ReplyDelete
  4. Nilai ukg kami rendah tapi daya juang dan pengorbanan kami untuk negeri ini bukan hanya bicara dan angan-angan. Kami sudah berbuat bukan hanya berkomentar dan mengamati.

    ReplyDelete

Agen Bola