INI DIA KELAKUAN SEBENARNYA BOCAH TENGIL YANG MELAPORKAN DICUBIT GURU

Berkobar.com - Lagi ramai-ramainya kasus pak guru bernama Muhammad Samhudi yang dilaporkan ke polisi sebab mencubit anak muridnya. Pak Samhudi yang kesehariannya mengajar olahraga di SMP Raden Rahmat Balongbendo, Sidoarjo, Jawa Timur, bahkan sampai diadili di Pengadilan Negeri Sidoarjo beberapa hari lalu. Ini lantaran siswa bernama samaran Arif mengadu pada orangtuanya, anggota TNI. Orangtua Arif tak terima jika anaknya dicubit Pak Samhudi. 

Orangtua Arif boleh-boleh saja menuntut Pak Samhudi ke meja hijau. Namun mereka tidak sadar, kelakuan anak mereka rupanya memang menyedihkan. Sebuah akun Instagram dengan nama @syafiraf2784 mengunggah foto Arif dan temannya tengah merokok, padahal usia mereka masih di bawah 18 tahun. Kalau sudah begini bapaknya Arif mau menuntut siapa? Sungguh miris. Lihat nih fotonya di bawah. 


Peristiwa menjadi heboh dan cerita Pak Samhudi tersebar di dunia maya. Netizen pun riuh memprotes keras perlakuan tak adil pada Pak Samhudi. Sejatinya guru memang harus memberikan arahan pada murid agar menjadi anak yang baik dan berbudi pekerti. Namun malah dipandang sebagai kekerasan. Ratusan guru dari berbagai daerah di Jawa Timur datang ke pengadilan negeri untuk memberi dukungan moril pada Pak Samhudi. Mereka membawa spanduk bertuliskan 'Orangtua yang anaknya tidak mau ditegur guru di sekolah, silahkan didik sendiri dan buat ijazah sendiri #SaveGuru'.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan yang kami lansir dari bintang.com. Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat dan terima kasih.

1 Response to "INI DIA KELAKUAN SEBENARNYA BOCAH TENGIL YANG MELAPORKAN DICUBIT GURU"

  1. pendidikan informal memang perlu, tapi itu semua tak akan berjalan tanpa adanya pendidikan formal yang kita semua jalani saat ini. faktanya, banyak yang tidak bisa menikmati pendidikan formal walau mereka menginginkannya karena hambatan biaya yang menunjang kehidupan saudara kita yang tergolong orang tidak mampu. tetapi jika sampai ada hal kecil yang kita abaikan seperti kasus ini, maka akan ada tanda tanya buat kita. apakah tujuan dari pendidikan sekolah yang kita jalani saat ini...?

    ReplyDelete