Bola Tangkas

PGRI MINTA KELUARKAN SK GURU HONORER

Kabarguru.com - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Medan meminta Pj Walikota Medan, Randiman Tarigan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan guru non-PNS (honor). Permintaan itu sesuai dengan janji Randiman kepada PGRI di acara sosialisasi guru honorer dan tenaga kependidikan PGRI Kota Medan di Unimed beberapa waktu lalu.

“Randiman Tarigan pernah menjanjikan kenaikan upah guru honorer menjadi Rp 2 juta per bulan. Kenaikan upah itu nantinya akan dikoordinasikan dengan pemerintah pusat,” kata Andi Yudhistira selaku Sekretaris PGRI Kota Medan,


Namun sayangnya, hingga saat ini janji itu belum terealisasi. Andi mewakili PGRI Kota Medan, mendesak Randiman Tarigan untuk segera mewujudkan janjinya tersebut.

Mengingat, dengan tidak dikeluarkannya SK pengangkatan guru non-PNS dari walikota tersebut, maka 2.744 guru honor di Kota Medan yang mengajar di sekolah negeri dipastikan tidak akan mendapatkan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) yang menjadi salah satu syarat untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi.

“Bila tunjangan sertifikasi itu sudah keluar, maka para guru honor bisa mendapatkan Rp 1.5 juta per bulan. Itulah janji pak Randiman yang mau kami tagih. Selain itu, sudah ada PP Nomor 74 Tahun 2008 tentang guru honor yang mewajibkan Pemko dan Pemkab mengeluarkan SK pengangkatan guru non-PNS untuk guru honor yang sudah bertugas selama dua tahun,” ungkapnya.

Selain itu, PGRI juga meminta agar Pj Walikota Medan mengeluarkan SK itu sekaligus menjawab permintaan Komisi B DPRD Kota Medan yang meminta Dinas Pendidikan Kota Medan untuk mengklarifikasi data guru honor yang jelas terlebih dahulu sebelum walikota mengeluarkan SK-nya.  

Hal itu dikarenakan, dewan menganggap tidak ada dasar yang jelas terkait pengangkatan dan pemberhentian guru honor tersebut.

“Kami tahu alasan dewan itu meminta data klarifikasi guru honor yang jelas karena ada banyak guru honor yang dipecat oleh sekolah secara sepihak, karena selama ini SK pengangkatan guru honor itu berasal dari kepala sekolah yang bersangkutan,” ungkapnya yang didampingi Wakil Ketua PGRI Sriyanta.



0 Response to "PGRI MINTA KELUARKAN SK GURU HONORER"

Post a Comment

Agen Bola