Bola Tangkas

DOWNLOAD SKRIPSI EKONOMI BISNIS GRATIS TERBARU


Studi Tentang Penanaman Modal Asing Di Indonesia periode 1985-2005

BAB I

PENDAHULUAN



1.1 Latar Belakang Masalah
Investasi, dalam konotasi ekonomi makro, sangat di butuhkan untuk meningkatkan pendapatan nasional. Jika investasi bertambah, sesuai dengan mekanisme multiplier effect, maka akibatnya pendapatan nasional akan
bertambah. Dengan bertambahnya investasi, maka produsen akan meningkatkan jumlah kesempatan kerja sehingga jumlah barang dan jasa yang dihasilkan akan bertambah pula. Pada gilirannya, masyarakat bisa mengkonsumsi barang dan jasa dalam jumlah lebih banyak. Hal tersebut berarti bahwa tingkat kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat menjadi lebih baik. Investasi merupakan unsur GDP yang paling sering berubah ketika pengeluaran atas barang dan jasa turun selama resesi, sebagian besar penurunan itu berkaitan dengan anjloknya pengeluaran investasi. (N. G. Mankiw, 1999 : 425). Selain itu juga, investasi merupakan langkah awal kegiatan pembangunan ekonomi. Investasi mempengaruhi tinggi rendahnya pertumbuhan ekonomi dan juga mencerminkan marak lesunya pembangunan-pembangunan ekonomi tidak akan lepas dari kegiatan investasi, baik yang diselenggarakan oleh pemerintah (BUMN),
2
Koperasi maupun swasta yang akan memberikan berbagai keuntungan, seperti menciptakan lapangan kerja, pemanfaatan sumber daya ekonomi seoptimal mungkin serta peningkatan mutu sumber daya manusia, dan lain-lain. Perekonomian suatu negara tidak terlepas dari variabel mikro maupun makro. Dari sudut pandang variabel makro, variabel tersebut antara lain :
1. Masalah kesempatan kerja.
2. Pertumbuhan ekonomi.
3. Keseimbangan neraca pembayaran.
4. Kestabilan ekonomi.
Tidak dapat dipungkiri, bahwa variabel makro tersebut, sangat berpengaruh terhadap kegiatan investasi, baik yang berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri ( PMDN ), maupun yang berasal dari Penanaman Modal Asing ( PMA ). Hal ini merupakan suatu yang logis, karena berdasarkan sudut pandang investor, mereka hanya melakukan investasi yang akan memberikan probabilitas keuntungan yang paling optimal. Pada kasus PMA, apabila kinerja dari variabel makro suatu negara tidak sesuai yang diharapkan, maka investor akan mengalihkan dana investasinya ke negara lain yang kinerja variabel makronya lebih baik. Penanaman modal merupakan langkah awal kegiatan produksi. Dengan posisi semacam itu, investasi pada hakekatnya juga merupakan langkah awal kegiatan pembangunan ekonomi. Dinamika penanaman modal mempengaruhi tinggi rendahnya pertumbuhan ekonomi dan mencerminkan marak lesunya pembangunan.
3
Dalam upaya menumbuhkan perekonomian, setiap negara senantiasa berusaha menciptakan iklim yang dapat menggairahkan investasi. sasaran yang dituju bukan hanya masyarakat atau kalangan swasta dalam negeri, tapi juga investor asing. ( Dumairy, 1997 ). Di Indonesia, iklim penanaman modal tidak henti-hentinya dilakukan perbaikkan oleh pemerintah. Di antara perbaikkan tersebut pemerintah merupakan berbagai paket kebijaksanaan, antara lain dilakukan penyederhanaan mekanisme perijinan, perlunakan syarat-syarat investasi serta memotivasi investasi dalam sektor-sektor tertentu dan daerahdaerah tertentu. Investasi sangat penting perannya dalam pertumbuhan dan perkembangan perekonomian Indonesia. Investasi swasta sangat berperan dalam distribusi tenaga kerja, distribusi pendapatan, pertumbuhan dan kualitas penduduk serta kemajuan teknologi. Perkembangan kinerja investasi swasta di Indonesia masih belum seperti yang diharapkan, kontribusi investasi terus mengalami penurunan. Salah satu faktor yang mempengaruhi investasi yaitu ketidakpastian hukum
dalam negara. Hal tersebut tercermin pada indikator risk Indonesia yang meskipun telah membaik namun secara umum belum kembali ke posisi sebelum krisis ekonomi terjadi. Hal ini dapat terlihat pada tabel Penanaman Modal Asing (PMA) Indonesia dari tahun 2000 – 2004 sebagai berikut:

Free download Klik Disini 

0 Response to "DOWNLOAD SKRIPSI EKONOMI BISNIS GRATIS TERBARU "

Post a Comment

Agen Bola