Bola Tangkas

KUMPULAN MAKALAH PENDIDIKAN MEDIA AUDIO DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin mendorong upaya-upaya pembeharuan dalam pemanfaatan hasil–hasil teknologi dalam proses belajar. Para pendidik ditu
ntut agar mampu menggunakan media yang dapat disediakan oleh sekolah dan tidak tertutup kemungkinan bahwa media tersebut sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman. Berbagai macam media pembelajaran merupakan salah satu faktor penunjang yang penting dalam proses peningkatan kualitas belajar mengajar. Untuk mencapai tingkat efisien dan efektivitas yang memadai, salah satu usaha yang perlu dilakukan adalah mengurangi sistem penyampaian bahan pelajaran yang bersifat konvensional dan monoton ke arah yang lebih baik dengan indikator siswa belajar secara bermakna dengan aktivitas tinggi dalam suasana nyaman dan menyenangkan. 
Proses pembelajaran dengan menggunakan metode konvensional seperti melalui ceramah dan buku pelajaran dianggap kurang memberikan penjelasan yang konkret sehingga materi sulit untuk diterima dan kurang dapat menimbulkan ketertarikan dan rasa ingin tahu siswa.
1
Hal ini menjadikan media audio sebagai alat pilihan alat bantu dalam proses belajar mengajar yang dapat dipergunakan agar dapat meningkatkan hasil belajar karena melibatkan imajinasi dan meningkatkan motivasi belajar siswa, selain itu juga membantu menyampaikan maklumat dengan lebih berkesan untuk peningkatan daya tarikan terhadap sesuatu persembahan. Jenis audio termasuk suara latar, musik, atau rekaman suara lainnya agar media pembelajaran audio ini berfungsi sebagai sarana yang mampu menyampaikan pesan sekaligus mempermudah penerima pesan dalam memahami isi pesan.
Dengan demikian media pembelajaran audio ini kami gunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa dalam pembelajaran matematika. Berdasarkan hal–hal yang dipaparkan di atas maka penulis menyusun makalah yang bertema “Media Audio dan Pengembangannya dalam Pembelajaran Matematika”.

B.  Tujuan Pembelajaran
Tujuan penulisan makalah ini adalah :
1.    Mengetahui pengertian media audio dan beberapa contohnya.
2.    Mengetahui fungsi dan manfaat media audio dalam pembelajaran matematika.
3.    Mengetahui kriteria pemilihan media audio.
4.    Mengetahui kelebihan dan kekurangan media audio dalam pembelajaran matematika.
5.    Mengetahui perngembangan media audio dalam pembelajaran matematika.

C.  Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam makalah ini adalah:
1.    Apakah yang dimaksud media audio dan contohnya?
2.    Bagaimanakah fungsi dan manfaat media audio?
3.    Bagaimanakah kriteria pemilihan media audio?
4.    Bagaimanakah kelebihan dan kekurangan media audio dalam pembelajaran matematika?
5.    Bagaimanakah pengembangan media audio dalam pembelajaran matematika?

D.  Manfaat Penulisan
Manfaat dari penulisan makalah ini adalah :
1.    Sebagai salah satu acuan bagi Mahasisiwa dalam mempelajari media audio dalam pembelajaran matematika.
2.    Meningkatkan kesadaran Guru untuk menggunakan dan memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran.



BAB II

PEMBAHASAN
A.  Pengertian Media Audio dan Contohnya
Yang dimaksud dengan Media Dengar (Media Audio) adalah alat media yang isi pesannya hanya diterima melalui indera pendengaran saja. Pada penggalan ini berturut-turut dibahas media dengar yaitu Radio Rekaman Suara (Audio Cassete Tape Recorder). Media pembelajaran audio adalah suara-suara ataupun bunyi yang berkaitan dengan materi pembelajaran direkam dengan menggunakan alat perekam suara, kemudian hasil perekaman tersebut diperdengarkan kembali kepada peserta didik dengan menggunakan sebuah alat pemutarnya.Media ini berhubungan dengan pendengaran, pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam lambing-lambang auditif. Kaitannya audio sebagai media pembelajaran adalah suara–suara ataupun bunyi yang berkaitan dengan materi pembelajaran direkam dengan menggunakan alat perekam suara, kemudian hasil perekaman tersebut dipendengarkan kembali kepada peserta didik dengan menggunakan sebuah alat pemutarnya.
Hakekat dari jenis-jenis media dalam kelompok ini adalah berupa pesan yang disampaikan atau dituangkan kedalam simbol–simbol auditif (verbal dan non-verbal), yang melibatkan rangsangan indera pendengaran. Secara umum media audio memiliki karakteristik atau sebagai ciri sebagai berikut:
a.    Mampu mengatasi keterbatasan ruang dan waktu (mudah dipindahkan dan jangkauannya luas)
4
b.    Pesan/program dapat direkam dan diputar kembali besoknya.
c.    Dapat mengembangkan daya imajinasi dan merangsang partisipasi aktif pendengarnya.
d.    Dapat mengatasi masalah kekurangan guru.
e.    Sifat komunikasinya hanya satu arah.
Menurut Sadiman (2005:49) Media Audio adalah media untuk menyampaikan pesan yang akan disampaikan dalam bentuk lambang-lambang auditif, baik verbal maupun non verbal.
Sedangkan Media Audio untuk pengajaran adalah bahan yang mengandung pesan dalam bentuk auditif (pita suara atau piringan suara), yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan siswa sehingga terjadi proses belajar–mengajarPengembangan media audio sama halnya dengan pengembangan media lainnya, yang secara garis besar meliputi kegiatan perencanaan, produksi dan evaluasi. Dalam perencanaan meliputi kegiatan penentuan tujuan, menganalisis keadaan sasaran, penentuan materi, format yang akan dipergunakan dan penulisan skrip. Sedangkan produksi adalah kegiatan perekaman bahan, sehingga seluruh program yang telah direncanakan dapat direkan dalam pita suara atau piringan suara. Dan untuk evaluasi dimaksudkan sebagai kegiatan untuk menilai program apakah program tersebut bisa dipakai apa tidak, atau perlu direvisi.
Secara khusus contoh-contoh media audio dan karakteristik diantaranya: 
a.    Radio
Radio   merupakan   perlengkapan   elektronik   yang   dapat   digunakan  
untuk mendengarkan berita yang bagus dan aktual, dapat mengetahui beberapa kejadian dan peristiwa–peristiwa penting dan baru, masalah–masalah kehidupan dan sebagainya. Radio dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang cukup efektif. Media ini juga mampu merangsang partisipasi aktif bagi si pendengar. Adapun karakteristiknya:
1.    Berita langsung dan up to date
2.    Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan memperkaya pengalaman
3.    Realistik dan otentik
4.    Mempengaruhi emosi dan mengembangkan imajinasi
5.    murah
b.   Kaset
Kaset adalah alat penyimpan file audio yang berbentuk pita kaset. Setiap pita kaset mampu menyimpan file audio yang berdurasi sekitar 1 jam di setiap sisinya. Kualitas suaranya cukup baik. Penurunan kualitas suara dapat terjadi jika pita kaset rusak, jamuran, kotor dan lain-lain. Alat untuk memutar kaset bisa berupa radio tape, tape deck atau bisa juga diputar dengan menggunakan walkman. Adapun karakteristiknya:
1.    Memiliki fungsi ganda yang efektif
2.    Cepat dan praktis
3.    Dapat diputar berulang tanpa mempengaruhi suara
4.    Digunakan sewaktu-waktu
5.    Mudah diperbanyak
6.    Mudah digunakan
c.    CD (Compact Disk)
CD (Compact Disc) dan juga DVD (Digital Compact Disc) adalah sebuah media penyimpanan file audio yang dibuat untuk merampingkan sistem penyimpanannya. Selain ramping, keduanya memiliki kemampuan menyimpan file yang lebih banyak jika dibandingkan dengan pita kaset. Kualitas suara yang dihasilkan juga lebih bagus. Kualitas suara akan menurun atau bahkan hilang jika permukaan disc tergores, kotor, berjamur atau mengalami kerusakan lainnya. Alat yang diperlukan untuk memutar CD atau DVD audio adalah CD player dan atau DVD player.Adapun karakteristiknya adalah:
1.        Lebih kecil diameternya
2.        CD dapat tahan dalam penggunaan berulang
3.        Teknologi CD juga memungkinkan menghilangkan suara gangguan permukaan yang sering terjadi
4.        Mutu suara dapat diperbaiki karena masih direkam secara digital
d.   Tape Recorder
Tape recorder adalah alat perekam yang menggunakan pita dalam kaset, pita tersebut digulung-gulung pada kumparan yang berada didalam kotak yang disebut kaset. Dalam pembelajaran, pesan dan isi pelajaran dapat direkam melalui kaset tersebut sehingga hasil rekaman itu bisa diputar kembali pada saat yang diinginkan. Pesan dan isi pelajaran itu dimaksudkan untuk merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemajuan siswa sebagai upaya mendukung terjadinya proses belajar. Materi rekaman audiotape adalah cara ekonomis untuk menyiapkan isi pelajaran atau jenis informasi tertentu. Rekaman dapat dipersiapkan untuk sekelompok siswa, dan sekarang ini sudah lumrah rekaman dipersiapkan untuk penggunaan perorangan.
1.    Materi yang telah disampaikan dapat diputar kembali, sehingga materi tersebut menjadi lebih jelas
2.    Dapat digunakan sebagai alat perekam ketika melakukan wawancara dengan narasumber untuk melengkapi materi pembelajaran
3.    Dapat menimbulkan banyak kegiatan. Di samping mendengarkan, anak didik juga bisa mencatat hal-hal penting
e.    MP3
MP3 merupakan salah satu bentuk (format) penyimpanan file audio digital yang dianggap popular saat ini. Disamping ukuran filenya yang lebih kecil, MP3 juga memberikan kualitas suara yang lebih bagus jika dibandingkan dengan CD audio. Alat untuk memutar MP3 adalah MP3 player. Selain itu MP3 juga bisa diputar dengan iPod. iPod adalah salah satu merk dari serangkaian alat pemutar media digital yang dirancang, dikembangkan dan dipasarkan oleh Apple Computer.

B.  Fungsi dan Manfaat Media Audio
1.    Fungsi Media Audio
Fungsi media audio menurut  Sudjana dan Rivai (Rostina: 2013: 8) adalah untuk melatih segala kegiatan pengembangan keterampilan terutama yang berhubungan dengan aspek–aspek keterampilan pendengaran, yang dapat dicapai dengan media audio ialah berupa pemusatan perhatian dan mempertahankan perhatian, mengikuti pengarahan, melatih daya analisis, menentukan arti dan konteks, memilah informasi dan gagasan, merangkum, mengingat kembali dan menggali informasi.
Fungsi lain dari media audio adalah sebagi alat bantu bagi para pendidik, karena sifatnya hanya sekedar membantu, maka dalam pemamfaatannya memerlukan bantuan metode atau media lain, sehingga pengalaman dan pengetahuan siap dimiliki oleh pendengar yang akan membantu keberhasilan. 
Sel dalam pengajaran terutama digunakan dalam: 
pengajaran musik literaty (pembacaan sajak), dan kegiatan dokumentasi. Pengajaran Bahasa Asing, baik secara Audio ataupun secara Audio Visual. Pengajaran melalui radio atau radio pendidikan. Paket–paket untuk berbagai jenis materi yang memungkinkan siswa dapat melatih daya penafsirannya dalam suatu bidang studi.
2.    Manfaat Media Audio
Manfaat Media AudioPada uraian sebelumnya telah dikemukakan tentang manfaat (sisi positif) dari media audio. Sebagaimana media Radio, media audio juga merupakan media pembelajaran yang sifatnya searah, sehingga jika ada sesuatu yang kurang jelas peserta didik tidak bisa langsung bertanya. 
Namun demikian, karena sifatnya rekaman, maka jika ada sesuatu yang kurang jelas peserta didik dapat memutarnya kembali secara berulang-ulang di mana saja dan kapan saja, sampai akhirnya peserta didik dapat memperoleh kejelasan tentang materi yang sedang mereka pelajari.

C.    Kriteria Pemilihan Media Audio
 Pemilihan media itu perlu kita lakukan agar kita dapat menentukan media yang terbaik, tepat dan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi sasaran didik. Untuk itu, pemilihan  jenis media harus dilakukan dengan prosedur yang benar, karena begitu banyak jenis media dengan berbagai kelebihan dan kelemahan masing-masing.
Memilih media hendaknya tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan didasarkan atas kriteria tertentu. Kesalahan pada saat pemilihan, baik pemilihan jenis media maupun pemilihan topik yang dimediakan, akan membawa   akibat panjang yang tidak kita inginkan di kemudian hari. Banyak pertanyaan yang harus kita jawab sebelum kita menentukan pilihan media tertentu. Secara umum, kriteria yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan media pembelajaran diuraikan sebagai berikut.
1)   Tujuan
Apa tujuan pembelajaran kompetensi yang ingin   dicapai? Apakah tujuan itu masuk kawasan kognitif, afektif, psikhomotor atau kombinasinya? Jenis rangsangan indera apa yang ditekankan: apakah penglihatan, pendengaran, atau kombinasinya? Jika visual, apakah perlu gerakan atau cukup visual diam? Jawaban atas pertanyaan itu akan mengarahkan kita pada jenis media tertentu, apakah media realia, audio, visual diam, visual gerak, audio visual gerak dan seterusnya.
2)   Sasaran  didik
Siapakah       sasaran      didik      yang     akan     menggunakan     media?
Bagaimana karakteristik mereka, berapa jumlahnya, bagaimana latar belakang sosialnya, apakah ada yang berkelainan, bagaimana motivasi dan minat belajarnya? dan seterusnya.  Apabila kita mengabaikan kriteria ini,  maka media yang kita pilih atau kita buat tentu tak akan banyak gunanya. Mengapa? Karena pada akhirnya sasaran inilah yang akan mengambil manfaat dari media pilihan kita itu. Oleh karena itu, media harus sesuai benar dengan kondisi mereka.
3)   Karateristik media yang bersangkutan
Bagaimana karakteristik media tersebut? Apa kelebihan dan kelemahannya, sesuaikah media yang akan kita pilih itu dengan tujuan yang akan dicapai?  Kita tidak akan dapat memilih media dengan baik jika kita tidak mengenal dengan baik karakteristik masing-masing media. Karena kegiatan memilih pada dasarnya adalah kegiatan membandingkan satu sama lain, mana yang lebih baik dan lebih sesuai dibanding yang lain. Oleh karena itu, sebelum menentukan jenis media tertentu, pahami dengan baik bagaimana karaktristik media tersebut.
4)   Waktu
Yang dimaksud waktu di sini adalah berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengadakan atau membuat media yang akan kita pilih, serta   berapa lama waktu yang tersedia/yang kita memiliki, cukupkah? Pertanyaan lain adalah, berapa lama waktu yang diperlukan untuk menyajikan media tersebut dan berapa lama alokasi waktu yang tersedia dalam proses pembelajaran ?  Tak ada gunanya kita memilih media yang baik, tetapi kita tidak cukup waktu untuk mengadakannya. Jangan sampai pula terjadi,  media yang telah kita buat dengan menyita banyak waktu,  tetapi pada saat digunakan dalam pembelajran ternyata kita kekurangan waktu.
5)   Biaya
Faktor biaya juga merupakan pertanyaan penentu dalam memilih media. Bukankah penggunaan media pada dasarnya dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pembelajaran. Apalah artinya kita menggunakan media, jika akibatnya justru pemborosan. Oleh sebab itu,  faktor  biaya   menjadi kriteria yang harus kita pertimbangkan. Berapa biaya yang kita perlukan untuk membuat, membeli atau meyewa media tersebut? Bisakah kita mengusahakan beaya tersebut/  apakah besarnya biaya seimbang dengan tujuan belajar yang hendak dicapai? Tidak mungkinkan tujuan belajar itu tetap dapat dicapai tanpa menggunakan media itu, adakah alternatif media lain yang lebih murah namun tetap dapat mencapai tujuan belajar? Media yang mahal, belum tentu lebih efektif  untuk mencapai tujuan belajar, dibanding media sederhana yang murah.
6)   Ketersediaan 
Kemudahan dalam memperoleh media juga menjadi pertimbangan kita. Adakah media yang kita butuhkan itu di sekitar kita, di sekolah atau di pasaran? Kalau kita harus membuatnya sendiri, adakah kemampuan, waktu   tenaga  dan sarana  untuk membuatnya? Kalau semua itu ada, petanyaan berikutnya tersediakah sarana yang diperlukan untuk menyajikannya di kelas? Misalnya, untuk menjelaskan tentang proses tejadinya gerhana matahari memang akan lebih efektif jika disajikan melalui media video. Namun karena di sekolah tidak ada aliran listrik atau tidak punya video player, maka sudah cukup bila digunakan alat peraga gerhana matahari.
7)   Konteks penggunaan
Konteks penggunaan maksudnya adalah dalam kondisi dan strategi bagaimana media tersebut akan digunakan.  Misalnya: apakah untuk belajar individual, kelompok kecil, kelompok besar atau masal ? Dalam hal ini kita perlu merencanakan strategi pembelajaran secara keseluruhan yang akan kita gunakan dalam proses pembelajaran, sehingga tergambar kapan dan bagaimana konteks penggunaaan media tersebut dalam pembelajaran.
8)   Mutu Teknis
Kriteria ini terutama untuk memilih/membeli media   siap pakai yang telah ada, misalnya program audio, video, garafis atau media cetak lain.  Bagaimana mutu teknis media tersebut, apakah visualnya jelas, menarik dan cocok ? Apakah suaranya jelas dan enak didengar ? Jangan sampai hanya karena keinginan kita untuk menggunakan media saja,  lantas media yang kurang bermutu kita paksakan penggunaannya.  Perlu diinggat bahwa jika program media itu hanya menjajikan sesuatu yang sebenarnya bisa dilakukan oleh guru dengan lebih baik, maka media itu tidak perlu lagi kita gunakan.
Dalam proses tersebut ia mengemukan beberapa  langkah dalam pemilihan dan penentuan jenis penentuan media, yaitu :
1.    Menentukan apakah pesan yang akan kita sampaikan melalui media termasuk  pesan pembelajaran atau hanya sekedar  informasi umum / hiburan.   Jika  hanya sekedar informasi umum akan diabaikan karena prosedur yang dikembangkan khusus untuk pemilihan media yang bersifat / untuk keperluan pembelajaran.
2.    Menentukan apakah media itu dirancang untuk keperluan pembelajaran atau hanya sekedar alat bantu mengajar bagi guru  (alat peraga). Jika sekedar alat peraga,  proses juga dihentikan (diabaikan).
3.    Menentukan apakah tujuan pembelajaran lebih bersifat kognitif, afektif atau psikomotor.
4.    Menentukan jenis media yang  sesuai untuk jenis tujuan yang akan dicapai, dengan mempertimbangkan kriteria lain seperti kebijakan, fasilitas yang tersedia, kemampuan produksi dan beaya.
5.    Mereview kembali jenis media yang telah dipilih, apakah sudah tepat atau masih terdapat kelemahan, atau masih ada alternatif jenis media lain yang lebih tepat.
6.    Merencanakan, mengembangkan dan memproduksi media.

D.    Kelebihan dan Kelemahan Media Audio
Secara umum penggunaan audio dalam pembelajaran memiliki beberapa kelebihan diantaranya:
1.    Harga terjangkau
2.    Rekaman dapat digandakan
3.    Dapat diputar berulang-ulang
4.    Pengoperasian relatif mudah
5.    Sifatnya mudah untuk dipindahkan
6.    Dapat merangsang partisifasi aktif pendengaran siswa, serta dapat mengembangkan daya imajinasi seperti menulis, menggambar dan sebagainya.
7.    Dapat memusatkan perhatian siswa seperti membaca puisi, sastra, menggambar musik dan bahasa.
Kelemahan dalam penggunaan audio adalah:
1.    Dalam suatu rekaman, sulit menentukan lokasi suatu pesan atau informasi. Jika pesan atau informasi itu berada di tengah-tengah pita maka akan memakan waktu lama untuk menentukannya.
2.    Memerlukan suatu pemusatan pada suatu pengalaman yang tetap dan tertentu, sehingga pengertiannya harus didapat dengan cara belajar khusus.
3.    Media Audio yang menampilkan symbol digit dan analog dalam bentuk auditif adalah abstrak, sehingga pada hal–hal tertentu memerlukan bantuan pengalaman visual.
4.    Karena abstrak, tingkatan pengertiannya hanya bisa dikontrol melalui tingkatan penguasaan  pembendaharaan kata–kata  atau  bahasa,  serta  susunan  kalimat.
5.    Media  ini hanya  akan  mampu  melayani  secara  baik bagi mereka yang sudah mempunyai kemampuan dalam berfikir abstrak.
6.    Penampilan melalui ungkapan perasaan atau symbol analog lainnya dalam bentuk suara harus disertai dengan perbendaharaan pengalaman  analog tersebut pada si penerima. Bila   tidak bisa maka akan terjadi  kesalahpahaman.

E.  Pengembangan media audio dalam pembelajaran matematika
Keefektifan pembelajaran dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satu faktor yang penting untuk menjadikan pembelajaran lebih efektif adalah ditentukan oleh tepat tidaknya dalam memilih media dan esensi materi yang akan disajikan melalui media tersebut. Di mana salah-satunya adalah dengan menggunakan media audio. Melalui media suatu proses pembelajaran bisa lebih menarik dan menyenangkan.
Pengembangan media audio sama halnya dengan pengembangan media lainnya. Kemampuan-kemampuan dapat tercapai oleh peserta didik tidak lepas dari bagaimana proses pembelajaran yang dilaksanakan. Matematika dapat dipelajari siswa dengan mudah yaitu dengan membuat suasana yang menyenangkan serta guru harus mengupayakan adanya situasi  dan kondisi yang menyenangkan. Dalam pengembangannya, fungsi media audio adalah untuk melatih segala kegiatan pengembangan keterampilan terutama yang berhubungan dengan aspek-aspek keterampilan pendengaran dan sebagai alat bantu bagi para pendidik, karena sifatnya hanya sekedar membantu, maka dalam pemanfaatannya memerlukan bantuan metode yang akan membantu keberhasilan.
Media audio merupakan salah satu metode pengajaran matematika yang bisa diberikan kepada siswa, tapi dalam aplikasinya tidak semua materi pelajaran matematika bisa menggunakan media audio. Hanya materi-materi tertentu saja, yang bisa menggunakan media audio, seperti materi yang bersifat ceramah contohnya materi logika. Adapun materi atau bahan ajar yang dapat dikembangkan dengan menggunakan audio dalam pembelajaran matematika misalnya dalam pembelajaran matematika ditingkat Sekolah Dasar, seorang pendidik memberikan materi perhitungan, sebelumnya pendidik dapat merekam materi pembelajaram dengan menggunakan alat perekam suara, kemudian hasil perekaman tersebut dapat diperdengarkan kembali kepada peserta didik dengan menggunakan sebuah alat pemutarnya pada proses pembelajaran berlangsung.

F.   Rangkuman Materi
1.    Media pembelajaran audio adalah suara-suara ataupun bunyi yang berkaitan dengan materi pembelajaran direkam dengan menggunakan alat perekam suara, kemudian hasil perekaman tersebut diperdengarkan kembali kepada peserta didik dengan menggunakan sebuah alat pemutarnya.
2.    Krakteristik dari media audio yaitu:
a. Mampu mengatasi keterbatasan ruang dan waktu (mudah dipindahkan dan jangkauannya luas.
b. Pesan / program dapat direkam dan diputar kembali besoknya.
c. Dapat mengembangkan daya imajinasi dan merangsang partisipasi aktif pendengarnya.
d. Dapat mengatasi masalah kekurangan guru.
e. Sifat komunikasinya hanya satu arah.
3.  Kelebihan dari media audio adalah:
a.    Harga terjangkau
b.    Rekaman dapat digandakan
c.    Dapat diputar berulang-ulang
d.   Pengoperasian relatif mudah
e.    Sifatnya mudah untuk dipindahkan
f.     Dapat merangsang partisifasi aktif pendengaran siswa, serta dapat mengembangkan daya imajinasi seperti menulis, menggambar dan sebagainya.
g.    Dapat memusatkan perhatian siswa seperti membaca puisi, sastra, menggambar musik dan bahasa.
4. Kekurangan dari media audio adalah:
a.    Dalam suatu rekaman, sulit menentukan lokasi suatu pesan atau informasi. Jika pesan atau informasi itu berada di tengah-tengah pita maka akan memakan waktu lama untuk menentukannya.
b.    Memerlukan suatu pemusatan pada suatu pengalaman yang tetap dan tertentu, sehingga pengertiannya harus didapat dengan cara belajar khusus.
c.    Media Audio yang menampilkan symbol digit dan analog dalam bentuk auditif adalah abstrak, sehingga pada hal – hal tertentu memerlukan bantuan pengalaman visual.
d.   Karena abstrak, tingkatan pengertiannya hanya bisa dikontrol melalui tingkatan penguasaan  pembendaharaan kata – kata  atau  bahasa,  serta  susunan  kalimat.
e.    Media  ini hanya  akan  mampu  melayani  secara  baik bagi mereka yang sudah mempunyai kemampuan dalam berfikir abstrak.
6.    Menurut Sadiman (2005:49) Media Audio adalah media untuk menyampaikan pesan yang akan disampaikan dalam bentuk lambang- lambang auditif, baik verbal maupun non verbal. Sedangkan Media Audio untuk pengajaran adalah bahan yang mengandung pesan dalam bentuk auditif ( pita suara atau piringan suara), yang dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemauan siswa sehingga terjadi proses belajar mengajar.

G. Studi Kasus
Apakah semua materi dalam proses pembelajaran matematika dapat menggunakan media audio dengan hasil  yang maksimal?
     Jawab:
     Hanya materi-materi tertentu saja, yang bisa menggunakan media audio, seperti materi yang bersifat ceramah contohnya materi logika. Adapun materi atau bahan ajar yang dapat dikembangkan dengan menggunakan audio dalam pembelajaran matematika misalnya dalam pembelajaran matematika ditingkat Sekolah Dasar, seorang pendidik memberikan materi perhitungan, sebelumnya pendidik dapat merekam materi pembelajaram dengan menggunakan alat perekam suara, kemudian hasil perekaman tersebut dapat diperdengarkan kembali kepada peserta didik dengan menggunakan sebuah alat pemutarnya pada proses pembelajaran berlangsung.
H.  Soal-soal
1.        Apakah yang dimaksud dengan media audio?
2.        Apakah yang dimaksud dengan media audio dalam pembelajaran matematika?
3.        Sebutkan dan jelaskan 5 contoh media audio!
4.        Sebutkan karakteristik media audio!
5.        Jelaskan manfaat media audio dalam pembelajaran matematika!
6.        Bagaimanakah kelebihan media audio secara umum?
7.        Jelaskan 3 kekurangan media audio dalam pembelajaran matematika1
8.        Apakah semua materi dalam matematika dapat menggunakan media audio dalam proses mengajar?
9.        Jelaskan fungsi media audio dalam pembelajaran matematika!
10.    Jelaskan cara untuk mengatasi kelemahan dalam meggunakan media audio!

BAB III
PENUTUP
A.  Kesimpulan
Media Audio Pembelajaran yaitu sarana yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau rangkaian pesan materi pembelajaran melalui suara-suara  ataupun bunyi yang direkam menggunakan alat perekam suara, kemudian diperdengarkan kembali kepada peserta didik dengan menggunakan sebuah alat. Media audio memiliki kelebihan dan kekurangan dalam pembelajaran matematika sehingga media audio tidak tidak dapat digunakan pada semua materi matematika.Sehingga media audio tidak mampu menghasilkan pembelajaran yang maksimal.
B.  Saran

 
Dengan adanya makalah ini, diharapkan kiranya dapat bermanfaat hususnya terhadap kelompok ini. Agar supaya bisa memahami, membuat, dan menggunakan media pendidikan dalam proses mengajara. Baik secara umum maupun terkhususnya nantinya, sehingga pengalaman mengajar di masyarakat kelak dapat diperkaya dan dapat menarik dan efektif sesuai dengan apa yang diharapkan oleh kelompok kami ini.

0 Response to "KUMPULAN MAKALAH PENDIDIKAN MEDIA AUDIO DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA "

Post a Comment

Agen Bola