Bola Tangkas

KUMPULAN PUISI CINTA, KATA MOTIVASI DAN CERPEN LENGKAP

PENYESALAN 
Oleh Dhimas.A.P

Aku bertahan dengan keputusan ini
Aku rasa inilah pilihan terbaik dan hakiki
Bukan aku meminta ini terjadi
Tapi kau yang telah memutuskan tanpa mengunakan hati

Seringkali kau tanyakan lagi 
Dan meminta untuk kembali Tapi...
Aku hanya bisa menjawab letih
MAAF... Rasa ini telah mati !

Hal ini bukan mauku wahai kekasih
Kamulah yang memintanya sendiri
Bukan aku tidak menghargai
Mungkin memang bukan kau pilihan hati

KATAKANLAH PADAKU SAHABAT
Oleh Amalia Puspita Sari

Sahabat, 
janganlah kau membisu dengan masalahmu,

Sahabat,
Aku disini ada untuk mu
Ada untuk mendengar curahan hati mu 
Percayalah padaku,
Aku akan menjaga semua rahasia mu.
Aku pun akan mengeluarkan mu dari belenggu

Sahabat,
Janganlah kau ragu,
Janganlah kau bimbang.
Aku disini selalu ingin melihatmu bahagia.
Aku disini tak bisa melihat mu terluka,

Tersenyumlah, 
Ada aku disini,
Aku, yg setia untuk semua masalah mu.

KORUPTOR MERAJALELA, NEGARAKU MENDERITA!!
Oleh Imam Aris Sugianto

Terkikis sudah harta-harta Negara
Terombang-ambing sudah rakyat-rakyat jelata
Jeritan demi jeritan rakyat negeri ini sekan-akan lenyap terbawa angin
Mimpi-mimpi buruk negeri ini sudah menjadi nyata

Para pemimpin Negara tak lagi memperdulikan rakyatnya
Mereka lebih menjunjung ego-nya daripada kepentingan bersama

Jeritan kemiskinan pun di negeri ini tak membuat mereka sadar
Bencana demi bencana pun tak bisa menggoyahkan hati mereka
Setetes darah yang habis terbakar depan mata mereka
Seolah-olah menjadi sebuah ilusi belaka

Wahai para pemimpin bangsa…!
Dengarkanlah jeritan kami
Kami lapar dan haus di negera kami sendiri
Tiada uang hari ini untuk kami
Bekerja pun tiada

Maka janganlah kau selalu buat tingkah tercela di negeri kami ini
Wujudkanlah keadilan dan kesejahteraan bagi kami

Wahai para koruptor…!
Janganlah kau menari-nari bahagia diatas penderitaan rakyatmu
Janganlah kau bertopeng koruptor dihadapan kami

Ingatlah…,
Kelak nanti, Tuhan akan menghakimimu di akhirat sana
Janganlah kau merasa merajalela diatas penderitaan Negeramu
Kau tak lebih dari binatang buas yang tega makan saudaranya sendiri
Bertaubatlah wahai penyeleweng harta Negara,
Maka Tuhan akan mengampunimu

LELAKI BIASA
Oleh Sutrisnohanadi

115. Lelaki biasa

Dia berjalan di gang-gang becek
Lalu lewati genangan sepinggang
Tak ada kecanggungan
Sekilas nampak kepedihan di wajahnya
Hanya sekejap 
Lalu menyimpan rapih kesedihan di hati
Di wajahnya nampak keyakinan
Harus ada jalan keluar

Dia berjalan di terik kencang
Menemui pedagang pinggiran
Mendengar
Menampung keluhan
Bercengkrama dalam keterbukaan 
Bergurau lalu
Membicarakan kesemrawutan 
dan harapan
Mencari jalan terbaik tercapai kesepakatan 

Dia lelaki biasa
Lelaki sederhana
Yang ingin membangun bangsanya
Menghadirkan kemakmuran bagi semua
Terlampau besarkah cita-citanya ?
Mari kita bertanya
Adakah yang bisa mengalahkan tekad ?
Adakah yang dapat menumbangkan kejujuran ?
Tidak
Ya
Jawabnya tidak


116. Lelaki biasa

Di pundaknya
Terlalu banyak orang menaruh harapan
Dan impian-impian
Dia memikulnya
Entah sampai kapan ia akan bertahan
Bagaimana kita ?
Apa kita lakukan ?
Mari membantunya 
Kita bisa saling menggenggam tangan
Merapatkan barisan
Mendukung kinerjanya 

Jika kita ingin mewujudkan cita-citanya
Cita-cita kita
Mari laksanakan salamnya
Salam tiga jari
Yang menyimpan kekuatan maha besar
Yang sanggup melawan semua tantangan
Mari kita melangkah
Bersama
Saling memberi kelebihan
Menambal kekurangan 
Guna tercapai tujuan

Dia lelaki biasa
Lelaki sederhana dari desa
Yang mempunyai semangat dan integritas 
Bermodal keberanian dan kejujuran
Ya kejujuran
Kejujuran yang saat ini sangat di butuhkan 
Setelah penyimpangan dan penyimpangan
Keserakahan yang mengerikan 
Kebocoran yang makin besar
Yang membuat negeri ini
Nyaris porak poranda
Atau sudah



117. Lelaki biasa

Di ajang pemilihan
Dia harus melewati berbagai hantaman
Fitnah dan kampanye hitam
Dia bertahan
Harus di punyai kesabaran
Di dukung para relawan yang relawan
Yang menuntut revolusi mental
Dia memantapkan langkah
Bersama berjuang di dukung relawan
merebut hati rakyat
Dengan keterbukaan 

Persaingan begitu ketat
Begitu menimbulkan gairah jika saja
Tidak di nodai dengan kekisruhan 
Dan tuduhan yang kejam
Dia yang menjunjung kejujuran 
Di sangka melakukan kecurangan 
Tak dia mengerti kenapa
Sahabat yang seharusnya bersaing sehat
Menuduhnya demikian
Dia tak dapat mundur sekarang
Karena amanah rakyat tak bisa dia abaikan

Apapun yang terjadi
Dia harus maju mengemban tugas
Amanah rakyat dan relawan
Di kuatkan hatinya
Lurus tajam pandangnya kedepan
Ia ucapkan
Mari lakukan revolusi mental
Di mulai dari sekarang
Jangan tunda
Mari bersama berjuang menuju
Indonesia yang lebih baik.


118. Lelaki luar biasa

Dia lelaki sederhana dari desa
Lelaki luar biasa
Dia Presiden kita
Walau aku tak memilihnya
Mungkin kenetralan lebih bisa
Melihat apa adanya
Tidak berat sebelah
Siapa sesungguhnya lebih mampu
Menghadapi tantangan ke depan
Lebih layak di harapkan 

Suara rakyat mungkin benar suara Tuhan
Bukan karena hasil pencitraan 
Saatnya sekarang bersatu
Merapatkan barisan
Mewujudkan Indonesia yang mampu
Memenangkan persaingan berbagai bidang
Mampu mengatasi tantangan berat bagaimanapun bentuknya 
Kita bantu programnya 
Kita awasi kerjanya
Memperingatinya kala menyimpang
Menegurnya jika ia melanggar amanah

Sepertinya ia terbuka untuk semua saran perbaikan
Bukan karena ia tak mampu atau tak punya ketegasan
Bukan boneka seperti sangkaan banyak orang
Tapi ketulusan lah yang mendasarinya ia terbuka
Ia tegas ia berani mengambil resiko mengambil keputusan 
Kesalahan mengambil kebijakan lain dengan penyimpangan
Berbeda dengan menyalah gunakan jabatan
Tak ada manusia yang sempurna
Entah ia masuk dalam pengecualian atau tidak
Dia lelaki sederhana dari desa
Lelaki luar biasa

Dia Presiden kita
Walau tak memilihnya 
Mari mendukungnya 
Kepada para relawan
Kepada seluruh rakyat Indonesia 
Ucapkan salam tiga jari
Rapatkan barisan
Bersatulah 
Bekerjalah 
Di cengkeraman Garuda lambang negara
Tertulis amanah para pendiri bangsa
Jayalah Indonesia .

PARA WARIA (WAKIL RAKYAT INDONESIA RAYA)
Oleh Rezi Afandi

Wakil Rakyat...
Kinerjamu kurang...
Engkau hanya mengurus dirimu sendiri...
Tak perhatian kepada kami
Hidup mewah itulah ciri khas waria

Wahai para waria
Kami hanya minta kesejahteraan
Lihatlah kami ! Lihatlah kami !
Kami tersiksa seperti Di neraka
Engkau bahagia seperti Di surga

MIMPI YANG TERBUNUH
Oleh Angga

Dulu memang terasa indah
di saat kita duduk berdua di dalam buaian cinta
di setiap alunan kasih
tangan kita menyatu
hati kita bersama

Aku hanya ingin kau tahu
hati ini milikmu
di setiap hembus nafasku ku hirup namamu
di setiap laju hatiku ku dekatkan untukmu
di setiap langkahku ku ikhlaskan padamu

Kerikil tajam telah aku lalui bersamamu
hanya batu besar yang kini menghalangiku
untuk menjadi pendampingmu
untuk menjadi cintamu
yang menyebutkan nama llah di hatimu

Kini telah pupus
aku hanya manusia yang penuh kekurangan
di dalam sunyi tak ada satupun cinta mendekat
hanya ada air mata kekecewaan
dan hanya ada masa lalu

0 Response to "KUMPULAN PUISI CINTA, KATA MOTIVASI DAN CERPEN LENGKAP "

Post a Comment

Agen Bola