Bola Tangkas

RAHASIA DAN CARA MENDAPATKAN BEASISWA STUDI KE JEPANG TERBARU

Selain tawaran beasiswa dari dalam kampus, calon mahasiswa Indonesia di Ritsumeikan Asia Pacific University (APU), Beppu, Jepang, juga punya banyak kesempatan meraih beasiswa lain dari luar kampus itu. Sederet perusahaan asing siap membiayai kuliah para calon mahasiswa di kampus itu. Asalkan tahu trik dan strateginya, beasiswa ini sangat membantu mendukung biayai studi mereka! 

Eddy Susanto, mahasiswa semester enam jurusan Asia Pacific Management di Ritsumeikan APU, menuturkan bahwa banyak kesempatan beasiswa diraih para pelajar Indonesia untuk menjadi mahasiswa internasional di kampus tersebut. Asalkan mau, menurut dia, jalan meraih cita-cita terbuka lebar. 

"Pertama, cari beasiswa di sini harus seimbang antara prestasi akademik dan non akademik. Kita harus punya pengalaman berorganisasi, banyak bergaul dan bekerjasama dengan orang lain. Bukan cuma pintar di akademik," kata Eddy

Eddy mengatakan, banyak pelajar Indonesia minder lebih dulu sebelum mencoba mengirimkan lamaran. Umumnya mereka beralasan tidak percaya diri melihat syarat atau pertimbangan beasiswa yang memberi porsi besar pada akademik. 

"Trik kedua, jangan minder. Percaya diri, bahwa prestasi non akademik harus kuat. Itu yang akan menumbuhkan rasa percaya diri kita," kata Eddy. 

Trik ketiga, lanjut alumnus SMKN 2 Surakarta ini, pelamar harus banyak berkonsultasi atau tidak malu mencari informasi ke teman atau orang lain. Ini akan memberi pemahaman baru buat si pelamar, khususnya tentang trik menulis aplikasi beasiswa. 

"Keempat, tahu betul maksud dan tujuan berasiswa, apakah beasiswa itu cocok dengan kita dan tujuan kita. Saya dua kali mencoba apply beasiswa dan selalu gagal. Tapi saya tidak pernah menyerah," kata Eddy. 

Sampai akhirnya, untuk ketiga kalinya mengirimkan aplikasi, Eddy akhirnya berhasil mendapatkan beasiswa. Dia meraih beasiswa dari Makita Scholarship Foundation. 

"Saya bersyukur. Saya dapat dari Makita itu 100.000 yen per bulan. Saya mendapatkannya sejak tahun kedua lalu," tutur Eddy. 

Seperti diberitakan sebelumnya, persoalan tak punya uang bukan alasan untuk tidak bisa kuliah ke luar negeri, khususnya ke Jepang. Ritsumeikan Asia Pacific University (APU), Beppu, Jepang, misalnya, masih menawarkan banyak kesempatan beasiswa kepada pelajar Indonesia untuk menjadi mahasiswa internasional di kampus tersebut. 

Beberapa skema beasiswa yang ditawarkan APU meliputi Tuition Reduction atau skema pengurangan beasiswa, mulai pengurangan 30 persen, 50 persen, 65 persen, 80 persen, hingga 100 persen. Di luar beasiswa itu, begitu terbuka luas beasiswa yang tersedia dari perusahaan atau instansi di luar APU.

"Umumnya anak-anak Indonesia berhasil sukses mendapatkan skema pengurangan biaya kuliah 65 persen sampai 80 persen, sedangkan skema 100 persen rata-rata hanya 10 persen saja dari jumlah mahasiswa asing," papar Dahlan Nariman, Vice Dean of Admission-Associate Professor Ritsumeikan Asia Pacific University (APU). 

"Tergantung hasil score seleksi mereka yang ditentukan oleh, nialai akademik waktu SMA, score kemampuan bahasa inggris, test wawancara dan pencapaian non akademik lainnya," tambahnya.

Tahun ini, jumlah mahasiswa Indonesia di APU mencapai 217 orang dan menduduki posisi keempat dari 5.480 total mahasiswa internasional yang menimba ilmu di perguruan tinggi itu. Berdasarkan data Mei 2014, dengan total 202 mahasiswa tingkat sarjana (S-1) dan 14 mahasiswa pascasarjana (S-2), serta 1 mahasiswa non-gelar, jumlah mahasiswa Indonesia secara berurutan berada di bawah China (572 mahasiswa), Korea (513 mahasiswa), serta Vietnam (336 mahasiswa). 

Namun demikian, menurut Dahlan, secara kualitas anak-anak Indonesia tidak kalah dibandingkan para mahasiswa asal ketiga negara di atasnya. Selama 5 tahun terakhir, lanjut dia, kemampuan akademik dan non-akademik anak-anak Indonesia justeru dianggap lebih baik.
dan berikut sedikit pengalaman dan rahasia orang-orang cara mendapatkan beasiswa ke jepang.

1. Melanjutkan Sekolah ke Jepang?
Oleh: Silvia Aslami
Ketertarikanku pada Jepang
Putusan Mendadak, Sekolah ke Jepang
Pengurusan Visa
Mutasi Pasport ke Bogor
Persiapan ke Jepang
Meninggalkan Indonesia
Mendarat di Narita
Membuat KTP, dan Rekening Tabungan
Mendaftar Masuk Sekolah Bahasa Jepang
Aku Diterima di JASSO
Belajar Nihongo di Machida International Forum
Penutup
2. Berawal dari YSEP
Oleh: Willy Yanto Wijaya
(YSEP, Institut Teknologi Bandung-Tokyo Institute
of Technology , Japan , dan Monbukagakusho U to U, S2)
Apa Itu YSEP?
Fasilitas yang Diterima
Bagaimana Saya Dapat Mengikuti Program Ini?
Berita Kelulusan Seleksi Program YSEP
Mendarat di Narita
Masa Transisi di Jepang
Aktivitas Menarik Selama Mengikuti Program YSEP
Aktivitas Lain Saya Secara Pribadi
Setelah YSEP: Melamar Beasiswa Monbukagakusho
Pengalaman Saya Mendapatkan Beasiswa Monbukagakusho U to U
3. Mempertaruhkan Masa Depan di Negeri
Seribu Gempa
Oleh: Mochamad Asri (Monbukagakushosho, S1, Tokyo Institute of Technology).
Latar Belakang Keluargaku
Mencari Informasi Beasiswa
Mendaftar Beasiswa Pemerintah Singapore
Mendaftar Beasiswa Monbukagakusho
Mengikuti Tes Tertulis Monbukagakusho
Kiat Suksesku di Ujian Tertulis
Aku Lulus Ujian Tertulis
Tanggal 26 Agustus, Seleksi Wawancara
Aku Diberitakan Lulus
Persiapan Sebelum Keberangkatan ke Jepang
Memilih Universitas dan Jurusan di Jepang
4. Semoga Semua Ini Akan Ada Artinya
Oleh: Nova Ayu Maulita
(Program Pertukaran Pelajar di Tokyo University of Foreign
Studies)
Saya, HI, dan Luar Negeri
Mencari-cari Beasiswa Pertukaran
Berada di Luar Negeri Adalah Potensi
Program Master
5. Memetik “Bunga” di Negara Sakura….
Sebuah Keputusan Menuju Jalan yang Panjang
Oleh: Rina Fitriana (Asian Youth Fellowship, S2, Japan )
Berpetualang dengan Pengalaman Hidup
Masa Transisi Setelah Wisuda Sarjana
Bersakit-sakit Dahulu
Masih Ada Jalan Lain ke Negeri Sakura
Kenapa Memilih Belajar di Negeri Sakura ?
Mengapa Saya Memilih AYF?
Tahapan Seleksi
Sebelum Keberangkatan ke Jepang
Preparatory Course
Mendapatkan Profesor Pembimbing di Jepang
Ujian Masuk Perguruan Tinggi di Jepang
Gerbang Menuju Jalan Panjang pun Terbuka
6. Pengalaman Mendapatkan Beasiswa ASJA
Oleh: Juariah (ASJA, S2, Tokoshoku University, Tokyo )
Latar Belakang Saya
Tentang Beasiswa ASJA, Cara Apply dan Fasilitas
Program ASJA-Internasional
Memilih Universitas di Jepang
Kegiatan-kegitan ASJA-Internasional
Menjadi Asistan Dosen dan Perjalanan Meraih Cita
ke Jepang
7. Cita dan Cinta di Kagoshima
Oleh: Dwi Nurviyandari Kusuma Wati (JASSO dan Rotary shoolarship, S2, Japan )
Hidup Bersama “Obaachan
Jalan Meniti “Master Course
Lembaran Baru di Kagoshima
Keseharian di Kagoshima
Mahasiswa “Private
Tentang Beasiswa JASSO
Tentang Beasiswa Rotary
Proses Aplikasi
Pemberitahuan Hasil Seleksi
Kegiatan Bersama Rotary Club
Perkuliahan Master
Detik Akhir di Kagoshima
8. Dari Komik ke Bidang Akademik
Oleh: Titin Fatimah
(Monbukagakusho U to U, S2 dan S3)
Awal Sebuah Impian…
Latar Belakang
Langkah PertamaMenemukan Calon Dosen Pembimbing (Supervisor)
Pendekatan kepada Calon Dosen Pembimbing
Proses Seleksi
Tips Meraih Beasiswa Monbukagakusho U to U
Berburu Beasiswa Setelah di Jepang
Program Doktor
9. Tidak Satu Jalan untuk Studi di Negeri Sakura
Oleh: Jumiarti Agus
Akademik Masa Lalu..
Meninggalkan kota Padang , Merantau meraih Cita
Diam-diam Mencari Peluang Sekolah ke Jepang
Target “S3 ke Jepang”
Komunikasi Dengan Profesor
Persiapan ke Jepang
April 2001 Sebagai Research Student
10. Semua Mempunyai Peluang yang Sama..
Oleh: Yessi Nirwana Kurniadi (S3, Monbukagakusho U to UTohoku University, Japan)
Preface
Latar Belakang

0 Response to "RAHASIA DAN CARA MENDAPATKAN BEASISWA STUDI KE JEPANG TERBARU"

Post a Comment

Agen Bola